lalu bagaimana cara kita untuk bisa benar-benar menerima semuanya dengan ikhlas sedang fikiran yang lalu masih terus mengganggu, yang bisa kapan saja hati mudah untuk membuat hati ini kembali terluka.
yang pertama
kita bisa lebih mendekatkan diri dari apa yang telah memberikan kita cinta. DIA (ALLAH SWT) yang Maha Tahu atas segalanya. apa yang terbaik untuk kita. DIA pula yang Maha Berkehendak atas segalanya. lebih mendekatkan dirilah kepada-NYA karena hanya kepada-NYA lah tempat kita meminta dan memohon pertolongan. tidak kita sadari mungkin memang ini peringatan untuk kita, karena kita sudah terlalu jauh dari-NYA dari apa yang telah menjadi tanggungjawab dan kewajiban kita kepada-NYA. kita yang lebih dekat, kita yang lebih sering melakukan perbuatan-perbuatan yang jelas jadi larangan-NYA.
Kedua
Intropeksilah diri kita sendiri :)
kita tidak pernah tahu berapa banyak kesalahan yang telah kita perbuat berapa seringnya kita menyakiti hati dan perasaan orang lain. sampai kita sekarang yang harus merasakan sakit itu. dari sakit ini kita bisa tahu rasanya di khianatin, rasanya di kecewakan seperti apa. pelajaran untuk kita agar kita tidak melakukannya kembali terhadap orang lain. karena sekarang kita sudah tahu dan paham betul semua rasa itu seperti apa.
KeTiga
Buka lah logika kita, mata hati kita. Renungkanlah, betapa Allah begitu sayangnya terhadap kita, sampai kita masih di peringatkan oleh-NYA, dengan permasalahan ini. Kita di beritahukan dari sekarang mengenai orang yang saat ini kita puja, kita bangga kan, yang menurut kita baik dan beda dari yang kebanyakan, dan ternyata TIDAK BENAR DEMIKIAN. betapa terbatasnya pengetahuan kita sebagai manusia. dan Allah cepat memberitahukannya kepada kita. bahwa dia bukanlah yang terbaik untuk kita, dan jauh dari kata baik untuk kita. kita yang pernah mengucapkan kata "ya mungkin memang aku tidak baik untuk mu, aku rela berkorban untuk kebahagiaan mu". Tapi sekarang yakinkanlah diri kita sendiri kalau jelas pasangan kita yang mengkhianati "DIA YANG BUKAN TERBAIK UNTUK KITA & KEBAHAGIAAN ITU SEJATINYA MILIK KITA! :)
KeEmpat
yakinkanlah sekali lagi dalam hati kita bila perlu jadikanlah patokan untuk hidup kita, bahwa Allah menciptakan pasangan untuk kita sesuai dengan apa dan seperti apa diri kita.
"Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (surga)" (An-Nur :26).
jelas kita harus benar-benar memperbaiki diri kita jika kita ingin dapat pasangan yang sesuai dengan apa yang jadi harapan kita.
KeLima
Jika dari penjelasan di atas bisa membuat hati kita lebih sedikit mencair dan lebih tenang dan otak kita mulai kembali bisa berfikir. Terus nikmatilah proses itu. Proses yang semoga menjadikan kita lebih menjadi orang yang bijaksana dan dewasa. Proses yang bisa menjadikan kita tahu dan bisa benar-benar menerapkan kata ikhlas dalam kehidupan ini, sebuah kata yang terucap oleh mulut namun tak pernah bisa terlihat oleh mata. kata ikhlas yang hanya bisa kita rasakan sendiri seperti apa rasanya. Hanya kita orang-orang yang telah di berikan peringatan oleh-NYA :) . . semua proses yang benar-benar berharga dan memiliki arti penting untuk kehidupan kita. :)
sampai sejauh ini..... apa kita msih harus terus terlarut dalam masalah. apa kita harus terus menutup diri kita dan lebih menyalahkan diri kita dengan semua yang telah terjadi.
TIDAK !!!!!!
Cukup, dan cukup sampai disini kita harus terkalahkan dengan rasa sakit karena Cinta. Cinta ituh menjaga, membuat bahagia, tahu batasan, dan penyemangat. bukan malah sebaliknya.
kita yang saat ini menerapkan kata cinta dan mempraktikannya dengan lawan jenis kita dalam sebuah hubungan yang biasa di bilang "pacaran" suatu hubungan yang belum syakral ,tidak terucapnya janji suci yang kan mengikat menjadi sebuah pernikahan , berarti kita harus sudah tahu betul resikonya, batasan-batasannya. dan semua hal yang menyangkut kata pacaran. karena sepengetahuan saya dari buku yang pernah saya baca kata pacaran itu berasal dari nama tumbuhan asal kata dari "Pacar" yaitu tanaman yang mudah di semaikan, tumbuhan yang mudah layu, tidak bernilai ekonomis dan dalam arti bisa di katakan tidak berharga.
Tapi setiap orang pasti tahu batsan-batasan untuk dirinya. dan Semoga bisa lebih menjaga diri dan tidak menghadapi satu permasalahan yang kan menghancurkan untuk masa depan kita sendiri. Aminn :)
buang fikiran yang lalu. dan kembali fokus untuk memikirkan masa depan kita.
Semoga bermanfaat :) :)
Keep To Stand Strong !!!!!!!!
By : Nur Komariyah